Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Ingin rasanya pandangan ini hanya tertuju padanya
Tertuju padanya yang menjadi belahan jiwaku
Ingin rasanya bercengkrama dalam diam bersamanya
Bersama dia dalam segenap hening ria
Ingin rasanya inginku tak hanya jadi inginku saja tapi juga inginmu
Namun apa daya kasih tak sampai
Hanya inginku yang berhembus dalam pusaran waktu
Jika saja aku bisa memilih takdir
Tak ingin ku pilih kasih yang tak sampai
TAK INGIN KU MEMILIH KASIH YANG TAK SAMPAI
0Kau
kau akan selalu menjadi melodi yang terus kualunkan
terucap sejalan desah kerisauan
dalam diam dan derap bunga tidurku
kau menjadi lirik yang slalu ku alunkan
tentang sepenggal kisah dalam bait-bait puisi gelisah
kau adalah celoteh penuh rindu
sebuah Kesunyian dan luka yang menyelinap di pagi hariku
sebuah celah sunyi di antara fajar pagi
kau adalah tangisan yang membisikkan suara lirih
suara yang lebih lirih dari angin yang berhembus
dalam terang, dalam diam dan dalam sadarku
kau adalah bunga mimpi malam dalam taman ketakutanku
Sukabumi, 6 Pebruari 2018 (dengan perubahan)
<br /><br /><br /><a target="_blank" href="http://www.copyrighted.com/copyrights/view/lxxx-gvit-cgs7-ytzx"><img border="0" alt="Copyrighted.com Registered & Protected LXXX-GVIT-CGS7-YTZX" title="Copyrighted.com Registered & Protected LXXX-GVIT-CGS7-YTZX" width="150" height="40" src="http://static.copyrighted.com/images/seal.gif" /></a></p>
Kau |Puisi untuk Dia
0Andai Kita Berujar Tanya
0Rindu Masa Lalu
Disudut hari ini
aku menerka apa yang kurasa
tak pernah ku mengerti apa yang terjadi
nyatanya aku merindunya
dia kisah yang telah mati
berlalu jauh dari hidupku
namun tak mampu aku berpaling
tak dapat pula aku pungkiri
aku rindu masa laluku

dan kamu adalah masa laluku
meski tak seperti sepasang merpati
namun bersamamu ada kisah kita dulu
bersamamu aku pernah punya sayap yang
bisa menerbangkanku mengarungi langit biru
cakrawala seakan tak berbatas dan waktu seakan berhenti untukku
kamulah masa lalu yang tak kunjung usai
mengekangku dalam rindu dan angan
hingga saatnya nanti aku menemukan pengganti
mungkin kau akan tetap punya ruang di hati
aku rindu masa lalu
Sukabumi, 15/11/15
Asep Saepudin
posted from Bloggeroid


